Ahirnya ibu dan anak berangkat berjalan kaki diiringi dua orang tukang pikul ke Sabi Tangtu, naik delman ke Pandeglang terus naik bus jurusan Jakarta terus ke Bandung. Turun di terminal Kebon Kalapa, ada kendaraan bemo jurusan Cicadas, "eta nyah, ah embung rodana ngan 3, sieun tibalik dia".
Barang bawaan terpaksa dinaikan ke becak penuh satu becak, ibu Ukit dan eyang naik becak yg lain dan beriringan sampai ke Kebon Waru. Oh Eni na di gang Tilil bu ke urang susulan, "Ing susulan kak Eni jung".
Orang yg disusul datang berjalan dg perut besar lagi hamil sama mamah mas Amay, nenek dan neneknya nenek menangis berpelukan. Berpisah waktu masih gadis kecil, tdk dikabari nikahnya, sekarang sedang hamil mana ditinggal suaminya, entah dimana.
Ini bapa dari Lampung, ini ibu Ukit dari Pandeglang, nenek mengenalkan sama tuan rumah, ahirnya mereka duduk bersama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar