Senin, 06 November 2017

EYANG BANTEN : 0462. JADI KEPALEE :

Pertengahan th 50-an pergi ke Lampung meninggalkan ibu nenek dan nenek yg masih kecil, dan terus sampai ke kecamatan Kasuy ini, keadaannya masih sepi dan terpencil, sehingga sulit dilacak orang. Pelarian ini kata ibu nenek berkaitan dg intrik dan persaingan itu.

Disini sdh ada saudara yg tinggal lebih dahulu uwa Jahra namanya, kerjanya tukang cukur, eyang pun memulai karier baru sebagai tukang cukur.

Karena eyang pandai bergaul jujur dan pilih tanding, disini mulai banyak dikenal orang, di Kasuy juga banyak kuli angkut karung kopi dan lada orang Banten dan sekitarnya, mereka banyak tahu dan kenal dg eyang.

Ahirnya bukan hanya orang Banten yg kenal baik sama eyang, semua orang Sunda, Jawa dan orang Lampung baik dan mendukung eyang menjadi Kepalee.

Kala datang warga trasmigrasi orang Bali korban gunung Agung, mereka menempati wilayah kelurahan Desa Kasui, Kepala Sukunya bapak Surya mereka juga baik sekali sama eyang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar