kisah ini penting diceritakan krn boleh jadi tdk selalu ada di sembarang tempat dan sembarang generasi, iya mang Salam tiang Gombong Jawa Tengah, tinggal di Lampung Utara, adiknya mang Tarpadi tetangga sebelah rumah.
Kalau kakanya orang yg santun, tekun bekerja (tukang kayu), taat beribadah, nah adiknya lain lagi, pendiam tdk banyak bicara dan agak pemalas. Kerjanya diam saja, terutama kalau sdh melihat anak2 gadis perawan mau lewat.
Dia akan diam saja duduk diatas "sasak" jalan kerumahnya, tepatnya jongkok dg (maaf) pantat dan telor burung yg terbuka. Dia akan tetap diam membisu seribu basa, walaupun anak2 gadis itu lari berhamburan.
"Endu mang Salam nih pantatnya jengoaan, teh Rumsinah mang Salam tuuuh", dasar jemeu gileu Salam tuuh, kata istrinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar